Sekolah Libur 1 Bulan Selama Ramadhan? Ini Penjelasan Kemenag Mojokerto

Photo Author
Muhammad Gusta, Kabar Mojokerto
- Jumat, 3 Januari 2025 | 14:45 WIB
Pembelajaran di SDN Kutogirang. (M Lutfi Hermansyah)
Pembelajaran di SDN Kutogirang. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar MojokertoWacana sekolah diliburkan selama 1 bulan pada Ramadhan 2025 mencuat dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Libur panjang selama bulan puasa pernah diterapkan pada era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 1999. Berikut penjelasan dari Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ama Noor Fikry, menegaskan sekolah libur selama 1 bulan pada Ramadhan 2025 masih sebatas wacana dari Kemenag RI. Dalam wacana tersebut, para siswa tidak akan diliburkan sepenuhnya seperti pada era Gus Dur.

"Bahasa 'diliburkan' ini mungkin akan diubah. Jadi, bisa berbentuk pembelajaran secara daring. Yang diliburkan adalah pembelajaran luring-nya, wacananya seperti itu. Anak-anak selama Ramadhan difokuskan untuk menjalankan ibadah puasa di rumah dengan pembelajaran daring," terangnya saat dikonfirmasi Kabar Mojokerto, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga: 2 Tahun Dibiarkan Rusak, Atap 4 Ruangan SDN Gunungan Ambruk, Disdik Mojokerto: Anggaran Tak Cukup

Pembelajaran daring akan sama seperti masa pandemi COVID-19. Para pelajar akan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring dari rumah masing-masing. Sebab, apabila sekolah diliburkan total selama 1 bulan pada Ramadhan, menurut Ama, kurikulum semester genap harus diatur ulang.

Apabila pembelajaran daring diterapkan selama Ramadhan 1446 H, tentu akan memberi dampak positif dan negatif bagi para siswa. Dampak positifnya adalah anak-anak bisa menunaikan puasa secara penuh bersama keluarga masing-masing.

"Dampak negatifnya, yang tidak kami inginkan, adalah liburan itu digunakan oleh anak-anak untuk kegiatan yang tidak berorientasi pada religiusitas. Tentu pengawasannya akan dilakukan dengan absensi seperti saat pandemi COVID-19," jelasnya.

Wacana sekolah diliburkan 1 bulan saat Ramadhan 2025, tambah Ama, tentu juga berlaku bagi madrasah maupun sekolah non-madrasah, seperti SD, SMP, dan SMA/SMK. Ia kembali menegaskan bahwa hal itu masih sebatas wacana. Sebab, sampai hari ini pihaknya belum menerima keputusan apapun dari Kemenag RI.

Baca Juga: Atap di SDN Gunungan Mojokerto Ambruk, Begini Kondisinya

"Itu masih sebatas wacana, kami menunggu surat resmi dari pusat. Hingga saat ini belum ada," pungkasnya.

Dilansir dari detikcom, wacana sekolah libur 1 bulan saat Ramadhan mencuat dari Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sedangkan, awal puasa diprediksi jatuh pada 1 Maret 2025. Namun, seperti biasa, 1 Ramadhan akan ditentukan melalui sidang isbat.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hukum Merayakan Hari Valentine Menurut MUI

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB

Apa Itu Tarhib Ramadhan? Simak Penjelasannya di Sini

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:42 WIB

Doa Nabi Adam untuk Dibaca di Malam Nisfu Syaban

Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:57 WIB

Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab

Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:00 WIB

Kemenag Akan Susun Standarisasi Rumah Ibadah di SPBU

Selasa, 18 November 2025 | 11:41 WIB
X