Kabar Mojokerto - Universitas Bina Sehat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (UBS PPNI) Mojokerto meraih prestasi membanggakan dalam Wisuda Ke-XXVII, dengan mencetak 428 mahasiswa lulus dengan predikat Cumlaude.
Sebanyak 662 mahasiswa mengikuti Sidang Senat Terbuka Wisuda dan Pelantikan di Hall Graha Bina Sehat PPNI, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis, (17/10/2024). Dari jumlah tersebut, 482 mahasiswa berhasil lulus dengan predikat Cumlaude.
Rektor UBS PPNI, Dr. Windu Santoso, menjelaskan bahwa para wisudawan dan wisudawati berasal dari berbagai program studi di Fakultas Ilmu Kesehatan, termasuk D3 Kebidanan dan Keperawatan, S1 Keperawatan dan Kebidanan, serta Program Profesi Ners hingga Magister Keperawatan.
"Program Magister Keperawatan ini menjadi salah satu keunggulan UBS PPNI. Di Jawa Timur, hanya ada dua universitas yang menawarkan prodi ini, salah satunya adalah UBS PPNI," ungkap Dr. Windu.
Selain Fakultas Ilmu Kesehatan, UBS PPNI juga memperluas jangkauan dengan Fakultas Ekonomi yang menawarkan tiga program studi, yakni Akuntansi, Manajemen, dan Informatika. "Masyarakat dapat mengirimkan anak-anak mereka untuk belajar di Fakultas Ekonomi UBS PPNI," tambahnya.
Tema wisuda kali ini, "Transformasi Digital Global Menuju Indonesia Emas, Berintegrasi, Maju Bersama UBS" mencerminkan komitmen universitas untuk terus beradaptasi dan mengembangkan diri. UBS PPNI kini membangun jaringan luas dengan berbagai instansi dan universitas, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Canggih! SD di Mojokerto Ini Terapkan KBM Pakai Sistem Chromebook
Saat ini, UBS PPNI juga menjajaki kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk membuka program pendidikan spesialis dan S3 Keperawatan. "Banyak rumah sakit di Indonesia yang membutuhkan lulusan spesialis dan magister keperawatan," kata Dr. Windu.
Ketua Yayasan YKWP-PNI, Edy Gandiriyanto, menekankan pentingnya dukungan untuk UBS PPNI agar mahasiswa dapat bersaing di tingkat global. "Misi kita adalah menuju world-class university. Banyak lulusan kami telah diterima di luar negeri, termasuk di Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, dan Abu Dhabi," jelasnya.
Rani Juliastuti, Ketua DPC Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Mojokerto, juga mengapresiasi kualitas lulusan UBS PPNI. Dari 662 wisudawan, terdapat 20 mahasiswa dari program Magister Keperawatan, 277 dari S1 Keperawatan, 52 dari D3 Keperawatan, 109 dari S1 Kebidanan, 1 dari D3 Kebidanan, dan 155 dari Program Profesi Ners.
"Lulusan kami mudah diterima di dunia kerja, bahkan banyak rumah sakit di Mojokerto yang merekrut alumni universitas ini," tambahnya.
Wisudawan terbaik tahun ini adalah Lintang Kalingga dari Program D3 Keperawatan dengan IPK 3.94. Sidang senat ini dihadiri oleh Pjs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli, beserta segenap unsur Forkopimda dan ratusan keluarga wisudawan dari luar daerah.
"Saya ucapkan selamat kepada semua wisudawan atas kerja keras dan usaha kalian. Semoga ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik," ucap Jazuli.
Artikel Terkait
Wisuda ke 23 STIE Al-Anwar Mojokerto Dapat Wejangan Ketua dan Pesan dari Kabid HAM Kemenkumham Kanwil Jatim Soal Kesarjanaan
Proyek Rehabilitasi SMPN 1 Puri Mojokerto Hampir Rampung
7 Sekolah di Kota Mojokerto Raih Predikat Adiwiyata 2024
Upaya Pelestarian Tari Tradisional di Mojokerto Saat Dance Kpop Menggempur
Perpustakaan RTH Alun-Alun Kota Mojokerto Sepi Pengunjung, Ini Pemicunya !
Pemkab Mojokerto Selesaikan Rehab Belasan Sekolah Rusak, Ini Agenda Selanjutnya
8 Sekolah di Mojokerto Raih Predikat Adiwiyata Mandiri dan Nasional 2024
Canggih! SD di Mojokerto Ini Terapkan KBM Pakai Sistem Chromebook