Bersama warga dan TNI, Oryza bahu-membahu mengevakuasi seorang lansia ke tempat yang lebih aman. Debit air yang mencapai lutut orang dewasa membuat proses evakuasi harus berhati-hati.
Tidak hanya itu, Oryza juga mengimbau masyarakat untuk menjaga barang berharga dirumah dan serta berhati-hati dalam menghadapi kondisi banjir yang masih berlangsung.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Dawarblandong, khusunya Desa Klanting untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam karena debit air masih tidak menentu,” ungkap Slamet.
Baca Juga: Polisi di Mojokerto Bantu Evakuasi Lansia Terjebak Banjir
Aaparat kepolisian terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi dampak lebih lanjut akibat banjir.
Artikel Terkait
Ratusan Hektare Sawah Warga di Mojokerto Terancam Gagal Panen Akibat Banjir
Banjir Bikin Aktivitas Sekolah di Desa Tempuran Mojokerto Terganggu
Hujan Angin Serang Mojokerto, Pohon Tumbang Timpa Jalan dan Kabel Listrik
6 Desa di Kabupaten Mojokerto Terdampak Hujan Angin, 8 Rumah Warga Rusak