Kabar Mojokerto - Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ramp check untuk memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum di Mojokerto semakin gencar dilakukan. Tak hanya di terminal, tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Mojokerto dan Dinas Perhubungan (Dishub) kini juga mendatangi langsung garasi-garasi perusahaan otobus (PO) untuk melakukan pemeriksaan.
Tim gabungan mengunjungi PO Djoko Kendil yang berlokasi di Desa Banjaragung, Puri, Mojokerto. Di tempat tersebut, sekitar 25 bus terparkir dan siap untuk diperiksa secara menyeluruh, pada Rabu, (5/3/2025).
Setiap kendaraan bus yang ada di garasi tersebut menjalani pemeriksaan menyeluruh pada berbagai komponen penting. Di antaranya adalah kondisi wiper, lampu utama, lampu sein kiri dan kanan, serta lampu jarak jauh.
Selain itu, klakson, tekanan udara ban, ketebalan ban, APAR (Alat Pemadam Api Ringan), alat pemecah kaca, dan kotak P3K juga tidak luput dari pemeriksaan. Tak hanya itu, kelengkapan administrasi kendaraan seperti surat-surat dan masa berlakunya juga diperiksa secara teliti.
Tak hanya kendaraan bus, pengemudi pun tidak luput dari pemeriksaan. Mereka diwajibkan mengikuti tes kadar gula darah dan tes urine untuk memastikan bahwa mereka bebas dari narkoba dan dalam kondisi fisik yang prima.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, menjelaskan hasil sidak kali ini menunjukkan bahwa semua kendaraan di PO Djoko Kendil layak untuk beroperasi. Ia juga menegaskan bahwa seluruh sopir dalam kondisi sehat dan terbukti tidak terlibat dalam penggunaan narkoba.
Baca Juga: Penipuan Jual Beli Jabatan di Pemkab Mojokerto, Pensiunan TNI Jadi Tersangka Utama
"Ke-25 unit bus yang ada di PO Djoko Kendil semuanya memenuhi syarat untuk beroperasi, dan para sopirnya juga dinyatakan sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujar Ridho.
Kegiatan sidak ramp check ini bagian dari upaya untuk memastikan layanan transportasi yang disediakan perusahaan otobus di wilayah Mojokerto aman dan nyaman bagi penumpang. Hal ini sangat penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat, terutama selama bulan puasa dan menjelang Lebaran, yang kerap meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum.
“Kami berharap para pengemudi senantiasa menjaga kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan penumpang yang merupakan tanggung jawab utama mereka,” pungkas Ridho.
Artikel Terkait
Bolehkah Pekerja Berat Tidak Berpuasa? Simak Penjelasannya di Sini!
6 Pelaku Komplotan Curanmor Ditangkap, Ngaku Beraksi di 21 Lokasi di Mojokerto
15 Remaja Terlibat Perang Sarung di Mojokerto Diamankan Polisi
Pasutri Pelaku Curanmor di 7 Lokasi Mojokerto, Ngaku Uang Hasil Kejahatan untuk Nyabu
Penipuan Jual Beli Jabatan di Pemkab Mojokerto, Pensiunan TNI Jadi Tersangka Utama
Terungkap! Minyakita Dijual di Atas HET di Pasar Mojosari, Satgas Pangan Mojokerto Tindak Tegas Pedagang Nakal