Atas insiden ini, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM Rustamadji menyampaikan rasa belasungkawa dan penghargaan atas dedikasi korban dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Kami sangat kehilangan. Bagus adalah mahasiswa yang aktif, peduli terhadap lingkungan, dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap kegiatan pengabdian,” katanya dalam keterangan di laman UGM.
Baca Juga: Anggota Satpol PP di Mojokerto Tewas Usai Kecelakaan
UGM melalui DPKM dan Fakultas terkait saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta KAGAMA Maluku.
Fokus utama adalah penanganan darurat, pendampingan psikologis bagi mahasiswa lain, serta proses pemulangan jenazah ke daerah asal.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian dan evakuasi, mulai dari pemerintah daerah, mitra lokal, hingga warga setempat. Bantuan mereka sangat berarti di tengah situasi sulit ini,” terang Rustamadji.
UGM berkomitmen untuk terus memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh peserta KKN-PPM, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di lapangan.
Artikel Terkait
Bakti Sosial Polres Mojokerto Sambut Ramadan 2025 dengan Naik Vespa, Kolaborasi Bersama Mahasiswa
Jangan Panik! Ini 7 Langkah Menolong Korban Kecelakaan di Jalan Raya yang Harus Diketahui Orang Awam
Bocah SD Tewas Tertabrak Kereta Api di Mojokerto Saat Pulang Sekolah
Polres Mojokerto Tetapkan Tersangka dalam Kasus Siswa SMK Tewas di Sungai Brantas