Simak Cara Menyelamatkan Diri Ketika Tsunami agar Tetap Aman

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Kamis, 31 Juli 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi Tsunami (Sumber Foto: Bloomberg/Envato)
Ilustrasi Tsunami (Sumber Foto: Bloomberg/Envato)

Kabar Mojokerto - Tsunami bukan hanya gelombang tinggi. Ia adalah rangkaian gelombang laut yang terbentuk akibat gangguan besar seperti gempa bawah laut, longsor dasar laut, atau letusan gunung api laut.

Di tengah samudra, kecepatan tsunami bisa mencapai 900 km/jam dan tinggi gelombangnya bisa tak terlihat.

Saat mendekati garis pantai yang dangkal, kecepatannya melambat. Sedangkan ketinggiannya meningkat hingga puluhan meter. 

Lantas, bagaimana cara menyelamatkan diri dari Tsunami?

 

Baca Juga: BMKG Peringatkan 10 Wilayah di Indonesia Berpotensi Tsunami setelah Rusia Dilanda Gempa

Kita Tidak Bisa Memprediksi Tsunami, Tapi Bisa Mengantisipasinya

Belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan tsunami akan terjadi. Namun, langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bisa sangat menentukan peluang selamat.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masyarakat harus mengandalkan tanda-tanda alam dan sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi tsunami.

Langkah-langkah Mitigasi Sebelum, Sesaat dan Setelah Tsunami 

Berikut ini panduan praktis menyelamatkan diri saat tsunami dilansir situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan fase waktu:

Sebelum Tsunami

 

  • Pahami lokasi tempat tinggal: Apakah berada di zona rawan tsunami? Cari tahu peta evakuasi dan jalur tercepat menuju tempat tinggi.

  • Kenali tanda-tanda alami:

    • Gempa lama dan kuat

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X