Lapas Mojokerto Sulap Penjara Jadi Kampung 17an, Napi Tangkap Ayam Pakai Daster!

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Seorang warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto berusaha menangkap ayam dengan mata tertutup dan mengenakan daster dalam rangkaian lomba HUT ke-80 RI, Jumat (15/8/2025). (Dok. Humas Lapas Mojokerto)
Seorang warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto berusaha menangkap ayam dengan mata tertutup dan mengenakan daster dalam rangkaian lomba HUT ke-80 RI, Jumat (15/8/2025). (Dok. Humas Lapas Mojokerto)

Kabar Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menyulap suasana penjara menjadi layaknya kampung halaman menjelang perayaan HUT ke-80 RI.

Suasana penuh gelak tawa pecah saat para warga binaan berlomba menangkap ayam dengan mata tertutup, mengenakan daster, dan penutup kepala.

Tak hanya soal menangkap ayam, namun kekonyolan peserta yang justru memeluk sesama peserta karena salah arah menjadi hiburan tersendiri bagi penonton dan petugas.

Lomba ini menjadi magnet perhatian di antara belasan kegiatan lain yang digelar, mulai dari futsal bersarung hingga karaoke antar-blok tahanan.

Baca Juga: Viral Video Tuduh Galian Kabel di Mojokerto Ilegal, Telkom Buka Suara

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiwan, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga sebagai pelepas stres bagi para narapidana.

"Kami ingin membuat mereka merasakan atmosfer kampung, bukan hanya menjalani hukuman," jelas Rudi dalam keterangannya.

Dengan jumlah penghuni yang mencapai 972 orang tersebar di 32 kamar tahanan, tiap blok mengirimkan perwakilan untuk unjuk gigi di lomba-lomba yang berlangsung selama beberapa hari ini.

Tidak hanya narapidana, petugas lapas pun ikut meramaikan lomba sebagai bentuk kedekatan emosional yang ingin dibangun.

"Hadiah mungkin sederhana, tapi maknanya besar – sembako seperti kopi, mie instan, dan sabun mandi sangat mereka hargai," tambah Rudi.

Salah satu peserta lomba, Andika Jono Prayoga, narapidana kasus narkoba, menyebut dirinya sangat menikmati momen ini dan bahkan berhasil masuk final lomba karaoke.

"Jarang-jarang bisa tertawa sebebas ini di sini, saya merasa seperti ikut tujuhbelasan di kampung sendiri," ujar Andika.

Baca Juga: Maling Terekam CCTV Sikat Motor Pegawai TU di SMP Negeri Mojokerto, Pelaku Beraksi Tak Sampai 30 Detik

Hal serupa juga dirasakan Dwi Nur Rahayu, WBP perempuan yang menyabet juara satu lomba tarik tambang tahun ini.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X