Kepala Dusun di Trowulan Mojokerto Dicopot Usai Kepergok Selingkuh Bersama Istri Tetangga

Photo Author
Administrator, Kabar Mojokerto
- Rabu, 5 April 2023 | 12:12 WIB
Mediasi dugaan perselingkuhan Kepala
 Dusun Pakis Kulon, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Mojokerto di kantor desa Pakis. (Istimewa)
Mediasi dugaan perselingkuhan Kepala Dusun Pakis Kulon, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Mojokerto di kantor desa Pakis. (Istimewa)

Mojokerto -Kepala Dusun Pakis Kulon, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, berinisial HS dicopot dari jabatannya usai kepergok selingkuh dengan istri tetangga.


Menurut salah seorang warga setempat berinisial RW (50) dugaan perselingkuhan antara HS dan NR itu sering kali terjadi.  NR kerap kepergok berduaan di dalam rumah bersama HS saat suaminya sedang bekerja.


"Suaminya NR bekerja di Surabaya, pulang 1-2 minggu sekali," kata RW, Rabu, 5 April 2023.


[irp posts="3574" ]



Mengetahui hal itu, adik kandung HS berinisial IS pun marah. Ia pun menyusun strategi untuk bisa menggerebek mereka ketik sedang asyik berduaan. Mulanya, IS berpura-pura keluar rumah pada Senin, 3 April 2023 petang. Tidak lama kemudian, IS kembali untuk mengintai rumah NR.


Ternyata, HS menyelinap masuk ke rumah NR melalui pintu belakang istri. IS pun melakukan penggerebekan. Namun, kata RW, saat itu Kepala Dusun Pakis mengelak bahwa menghampiri NR. HS beralasan hendak membeli rokok, padahal toko suda tutup.


"Kadus alasan beli rokok, padahal tengah malam, lewat pintu belakang rumah, toko sudah tutup, apalagi suaminya (NR) tidak di rumah," tandasnya.


IS naik pitam. Ia tak kuasa menahan emosi dan menghajar kakak iparnya itu. Adu jotos pun tak terhindarkan. "Hanya dipukili keluarganya sendiri," cetus RW.


Isu dugaan perselingkuhan antara Kadus Pakis Kulon dengan NR itu santer didengar oleh warga. Puluhan warga berbondong-bondong di kantor desa setempat pada Selasa (4/4/2023) malam. Mereka menuntut kepala desa segera mencopot jabatan HS.


Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi membenerkan aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Dusu Pakis Kulon tersebut. Hasilnya,  Kades Pakis bersedia membuat surat pernyataan yang menonaktifkan jabatan HS sebagai Kadus Pakis Kulon.


"Tuntutan warga harus mundur dari jabatan. Karena yang meminta hampir seluruh warga pakis Kulon, akhirnya kades membuat surat pemberhentian itu," katanya.


[irp posts="3078" ]



Pihak TNI dan Polri juga sempat memediasi warga dengan pemerintah Desa Pakis. Namun, warga Pakis Kulon bersikukuh menuntut HS dicopot dari jabatannya karena diduga selingkuh dengan istri tetangganya.


Imam juga Ia membenarkan adanya dugaan perselingkuhan yang dipergoki warga pada Senin (3/4/2023) lalu. Namun, hingga saat ini Polsek Trowulan belum menerima laporan tersebut.

Halaman:

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X