Pemuda di Mojokerto Kirim WA ke Keluarga Sebelum Lompat dari Jembatan, Begini Isinya

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Jumat, 8 November 2024 | 12:29 WIB
Petugas mengevakusi pemuda di Mojokertk yang meloncat dari jembatan Ngerame ke Sungai Brantas.  (Deni Lukmantara)
Petugas mengevakusi pemuda di Mojokertk yang meloncat dari jembatan Ngerame ke Sungai Brantas. (Deni Lukmantara)

"Pedae pn jupuk ndok jembatan Ngerame, sg no 2 kali Brantas."

(Artinya: "Sepedanya kamu ambil di jembatan Ngerame, Sungai Brantas 2 kali.")

Korban dilaporkan melompat dari Jembatan Desa Ngerame, Kecamatan Pungging, ke Sungai Brantas pada Jumat (8/11/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Pemuda yang nekat tersebut berinisial DTP (20), warga Desa Randubangu, Kecamatan Mojosari, Mojokerto.

Sebelum kejadian, DTP meninggalkan sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam dengan nomor polisi S 6194 NAJ di jembatan Ngerame.

Mendapatkan informasi mengenai dugaan percobaan bunuh diri tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Pungging bersama relawan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Setelah sekitar dua jam melakukan pencarian, DTP akhirnya ditemukan dalam kondisi tergeletak di pondasi beton penahan jembatan, mengenakan jaket dan celana jeans warna hitam.

Awalnya, korban yang bekerja di pabrik gitar di Mojokerto itu dianggap meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi kaku dan tak bergerak sama sekali. Petugas bersama relawan kemudian mengevakuasi korban dengan cara menariknya ke atas jembatan menggunakan tali.

Baca Juga: Pecinta Alam Asal Semarang Tewas di Hutan Mojokerto

Proses evakuasi ini menarik perhatian warga sekitar. Pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung Mojokerto-Sidoarjo memadati lokasi karena penasaran dengan pria yang tergeletak di lantai beton penahan jembatan tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, korban DTP, segera dilarikan ke RSUD dr Soekandar Mojosari menggunakan mobil ambulans dari PMI Kabupaten Mojokerto.

Tak diduga, meskipun korban sebelumnya dikira meninggal dunia karena kondisinya yang kaku, ia ternyata masih hidup dan dapat diselamatkan saat tiba di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X