Kabar Mojokerto - Jalan Raya Kecamatan Pungging-Ngoro banjir akibat sungai meluap. Banjir ini mengakibatkan arus lalu lintas macet hampir 1 kilo meter (Km).
"Banjir terjadi setelah hujan deras disertai angin sejak siang. “Mulai banjir sekitar pukul 4 sore,” kata salah seorang warga, Suhartono (40) kepada Kabar Mojokerto di lokasi, Kamis (5/12/2024).
Pantauan Kabar Mojokerto di lokasi, air menggenangi jalan nasional ini lebih dari 20 cm. Bahkan, tak jarang sepeda motor mogok karena terendam banjir.
Karena permukaan jalan tergenang banjir, kendaraan yang menuju ke Ngoro dan sebaliknya harus melalui jalur Mojosari-Pungging-Ngoro. Nampak sejumlah warga membantu mengatur arus lalu lintas dari dua arah.
“(Macet) kurang lebih hampir 1 kilo meter,” ujar Suhartono.
Baca Juga: 12 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto Masuk Zona Merah Rawan Banjir
Selain jalan raya, aliran Sungai Desa Pungging ini juga meluap ke permukiman penduduk di Desa Punggging. Bahkan air luapan sungai masuk ke rumah warga.
“Masuk rumah sekitar 40 cm. Kalau di jalan kurang lebih sekitar 60 cm,” ungkapya.
Artikel Terkait
Simak Bahaya Angin Malam Bagi Kesehatan Tubuh
Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Mojokerto Timpa Atap Toko
Alasan Lansia Budidaya Pohon Maja di Mojokerto, Cikal Bakal Nama Majapahit
Eceng Gondok, Batang Pohon hingga Sampah Menginvasi Sungai Brantas di Mojokerto