Geger Warga Mojokerto Temukan Gumpalan Darah Dalam Kantong Plastik

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 30 Desember 2024 | 16:25 WIB
Petugas Polsek Kutorejo dan tim identifikasi Polres Mojokerto melakukan olah TKP. (M Lutfi Hermansyah)
Petugas Polsek Kutorejo dan tim identifikasi Polres Mojokerto melakukan olah TKP. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar MojokertoWarga Dusun Sampang, Desa Sampangagung, Kutorejo, Mojokerto, digegerkan dengan penemuan gumpalan darah dalam kantong plastik.

Gumpalan darah tersebut pertama kali ditemukan oleh M Falikur Rohman (21) saat memilah sampah di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Dusun Sampang, Senin (30/12/2024). Falikur merupakan petugas TPS 3R Dusun Sampang yang sehari-hari mengambil sampah rumah tangga di desa setempat.

Ia menuturkan, mulanya ia keliling kampung untuk mengambil sampah mulai dari depan pabrik bir PT Multi Bintang Indonesia. Namun, saat itu ia tidak mengetahui jika salah satu kantong plastik berisi gumpalan darah.

Baca Juga: Pohon Perindang Tumbang di Jalan Pacet-Cangar Mojokerto, Sebabkan Macet

Sesampainya di TPS 3R sekitar pukul 09.00 WIB, barulah ia memilah-milah sampah.

“Tahunya waktu dipilah di sini (TPS 3R), waktu dipilah itu berada di kantong hitam. Isinya cuma gumpalan darah dan bungkus jarum suntik saja,” katanya kepada wartawan di lokasi, Senin (30/12/2024).

Karena dikira janin, pemuda asal Dusun Sampang itu menyisihkan kantong warna hitam tersebut. Oleh kucing sempat dikais-kais, sehingga kantong tersebut pun dikubur.

“Kita kan awam. Dikira janin karena berupa gumpalan. Tadi ada ibu-ibu yang pernah menangani janin orang keguguran, terlihat sama. Darahnya lumayan banyak, sampai tumpah-tumpah,” katanya.

Atas penemuan tersebut, Falikur melaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Operator Terminal Kertajaya Mojokerto Tewas Tersender, Diduga Akibat Serangan Jantung

Petugas dari Polsek Kutorejo dan tim identifikasi Polres Mojokerto mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari para saksi.

Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Suhariyanto memastikan tidak ditemukan daging dari gumpalan darah tersebut. Berdasarkan keterangan bidan Desa Sampangagung, gumpalan darah tersebut bukan darah maupun plasenta (ari-ari bayi).

“Keterangan bidan desa, itu bukan janin atau plasenta dan juga bukan organ tubuh, hanya gumpalan darah,” katanya.

Meski demikian, barang bukti berupa kantong plastik berisi gumpalan darah dan bekas bungkus jarum suntik diamankan di Polres Mojokerto untuk penyelidikan lebih lanjut.

“(Barang bukti) diamankan di Polres untuk lidik lebih lanjut,” pungkas Agus.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X