Kabar Mojokerto - Polisi menyelidiki temuan gumpalan darah dalam kantong di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Dusun Sampang, Desa Sampangagung, Mojokerto. Hasilnya, dipastikan jika gumpalan darah tersebut bukan janin atau plasenta (ari-ari bayi).
“Keterangan bidan desa, itu bukan janin atau plasenta dan juga bukan organ tubuh, hanya gumpalan darah,” kata Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Suhariyanto kepada Kabar Mojokerto, Senin (30/12/2024).
Selain itu, ia juga menyebutkan tidak ditemukan daging dalam gumpalan darah yang terbungkus kantong plastik berwarna hitam. Barang bukti tersebut saat ini telah diamankan di Polres Mojokerto.
Baca Juga: 7 Hari Tanpa Hasil, Pencarian Pria di Mojokerto yang Loncat ke Bendungan Rolak Songo Dihentikan
“Nihil (daging). (Barang bukti) diamankan di Polres untuk penyelidikan lebih lanjut,” tandas Agus.
Sebelumnya diberitakan, gumpalan darah dalam kantong plastik pertama kali ditemukan oleh M Falikur Rohman (21) saat memilah sampah di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Dusun Sampang, Senin (30/12/2024) pagi.
Falikur merupakan petugas TPS 3R Dusun Sampang yang sehari-hari mengambil sampah rumah tangga di desa setempat.
Semula, Falikur berkeliling kampung untuk mengambil sampah mulai dari depan pabrik bir PT Multi Bintang Indonesia. Namun, saat itu ia tidak mengetahui bahwa salah satu kantong plastik berisi gumpalan darah.
Sesampainya di TPS 3R sekitar pukul 09.00 WIB, barulah ia memilah-milah sampah. Ketika memilah itulah ia mendapati gumpalan darah dalam kantong plastik. Di dalamnya juga ditemukan bekas bungkus jarum suntik.
Baca Juga: Sapi Terjangkit PMK di Mojokerto Tembus 241 Ekor, 13 Mati dan 9 Dipotong Paksa
Pemuda asal Dusun Sampang itu sempat mengira gumpalan tersebut merupakan janin. Sehingga ia menyisihkan kantong berwarna hitam tersebut. Karena sempat dikais-kais kucing, ia pun mengubur gumpalan darah tersebut dengan kain.
Setelah itu, ia melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Artikel Terkait
Mantan Kekasih Pria di Mojokerto yang Loncat ke Bendungan Rolak Songo Akhirnya Buka Suara
Dicari Istri, Operator Terminal Kertajaya di Mojokerto Ditemukan Tewas
Operator Terminal Kertajaya Mojokerto Tewas Tersender, Diduga Akibat Serangan Jantung
Pohon Perindang Tumbang di Jalan Pacet-Cangar Mojokerto, Sebabkan Macet
Geger Warga Mojokerto Temukan Gumpalan Darah Dalam Kantong Plastik
7 Hari Tanpa Hasil, Pencarian Pria di Mojokerto yang Loncat ke Bendungan Rolak Songo Dihentikan