Petugas Damkar Amankan Monyet Ekor Panjang yang Mengganggu Warga Mojokerto

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Kamis, 16 Januari 2025 | 22:06 WIB
Ilustrasi Monyet (Pixabay)
Ilustrasi Monyet (Pixabay)

Kabar MojokertoTim gabungan Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Damkar Mojokerto menangani monyet ekor panjang yang mengganggu pemukiman di Desa Jatirowo, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, setelah menyerang seorang anak 5 tahun hingga menyebabkan luka gigitan pada kaki kiri.

"Monyet tersebut bukan berasal dari habitat alami, melainkan kemungkinan satwa peliharaan manusia yang lepas atau sengaja dilepaskan, satwa ini sudah berkeliling di pemukiman selama lebih dari sepuluh hari, menimbulkan keresahan di masyarakat" ujar Fajar Dwi Nur Aji, Pengendali Ekosistem Hutan pada Seksi KSDA Wilayah III Surabaya, pada Selasa sore, (14/1/2025).

Kronologi penanganan dimulai pada pukul 17.45 WIB, ketika satwa terpantau berada di plafon rumah warga. Tim gabungan dari Damkar dan KSDA segera melakukan pemantauan, namun upaya evakuasi mengalami kendala karena kondisi hujan dan atap rumah yang licin. Satwa sempat terlihat beberapa kali, namun tidak dapat ditangkap. Penyisiran dilakukan hingga malam hari, hingga pukul 23.00 WIB, namun hasilnya belum membuahkan tangkapan.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Bangun Kembali Dua Rumah Rusak Akibat Ledakan

"Kondisi cuaca dan licinnya atap rumah sangat membatasi gerakan kami. Meskipun kami sudah berusaha semaksimal mungkin, penangkapan tidak bisa dilakukan pada malam itu," ujar Tifan NR, petugas dari Damkar Kabupaten Mojokerto.

Meskipun demikian, tim gabungan tidak menyerah dan memberikan penyuluhan kepada warga tentang cara menangani satwa liar dengan aman. "Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam proses penangkapan dengan tetap menjaga keselamatan baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk satwa tersebut," tambah Fajar.

Sebagai langkah antisipasi, tim juga menempatkan satu unit kandang jebak di lokasi untuk digunakan jika monyet tersebut kembali muncul. "Kami berharap dengan adanya kandang jebak, satwa dapat tertangkap dengan aman," jelas Fajar.

Tim gabungan mengimbau warga untuk tetap waspada dan berpartisipasi aktif dalam pengawasan serta pelaporan jika satwa tersebut terlihat kembali. "Sosialisasi tentang cara penangkapan yang aman juga penting agar masyarakat tidak bertindak ceroboh," kata Fajar.

Baca Juga: TNI-Polisi Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga Terdampak Ledakan di Mojokerto

Rekomendasi lebih lanjut dari tim antara lain adalah meminta warga untuk segera melapor kepada petugas terkait apabila satwa berhasil ditangkap. "Jika ada temuan terbaru atau jika monyet ini kembali muncul, kami harap warga langsung menghubungi kami atau petugas Damkar," ungkap Tifan.

Tim gabungan dari KSDA dan Damkar akan terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan warga untuk memastikan bahwa upaya penanganan satwa liar ini berjalan dengan aman dan efektif.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X