Kabar Mojokerto - Bupati Pati Sudewo didesak mundur oleh masyarakat dalam gelombang demonstrasi besar pada Rabu (13/8/2025). Hal itu buntut kebijakan kenaikan Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) hingga 250 persen yang kini telah dibatalkan.
Masyarakat minilai Buapati Pati Sudewo sebagai pemimpin yang arogan. Karena pernyataan menyakiti hati masyarakat, yang mempersilakan berunjuk rasa hingga 5.000 ataupun 50.000 orang sekalipun dirinya tak akan merubah kebijakan kenaikan PBB-P2.
Namun sebelum demo berlangsung, Sudewo telah membatalkan kebijakan tersebut.
Lantas bagaimana perjalan karir politik Sudewo ini?
Saat ini, Sudewo tercatat sebagai kader partai Gerindra. Karier politik Sudewo dimulai pada 2002 sebagai calon bupati Karanganyar, lalu aktif di berbagai pilkada dan pilgub.
Sudewo mundur dari PNS pada 2006 untuk bergabung dengan Partai Demokrat. Ia terpilih ke DPR RI 2009, namun gagal pada 2014.
Artikel Terkait
Terima Kunjungan Kementan, Bupati Mojokerto Bahas Soal Rencana Tukar Guling untuk Pemindahan Pusat Pemerintahan
Bupati Mojokerto Terbitkan SE Penggunaan Sound System, Ini Rinciannya
Harta Kekayaan Bupati Kolaka Timur yang Terjaring OTT KPK
Sikapi SE Forkopimda Jatim Soal Aturan Sound Horeg, Bupati Mojokerto Siapkan Aturan Turunan