“Dan saya beri peringatan apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat jenderal-jenderal dari mana pun, (baik) Jenderal TNI (ataupun) Polisi atau mantan jenderal, tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Terdakwa Kasus Tambang Ilegal di Mojokerto Dituntut 10 Bulan Penjara
Dalam kesempatan yanga sama, Ketua Umum Partai Gerindea itu berencana mau membuat koperasi untuk rakyat menambang.
Menurut dia, rakyat boleh mengeruk sumber daya dengan aturan yang akan dibuat, namun tak boleh melanggar seperti para pengusaha kelas kakap.
"Rakyat nambang, ya sudah, kita bikin koperasi. Kita legalkan, kita atur. Tapi jangan karena alasan rakyat, tahu-tahu nyelundup ratusan triliun," ujarnya.
Artikel Terkait
Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Mojokerto Siapkan 32 Hektare Lahan untuk Tanam Jagung
Pemkab Mojokerto Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih Dambaan Presiden Prabowo
Pemerintahan Prabowo Raih 82,7% Kepuasan Publik, Kinerja Sosial Budaya Paling Tinggi
Operasi Rokok Ilegal di Kota Mojokerto Nihil Temuan, Bukti Suksesnya Sosialisasi
Jual Arak Bali Ilegal di Mojokerto, 2 Remaja Asal Surabaya Diamankan Polisi