Fakta Unik Raden Soetimbul, Wali Kota Mojokerto dengan Masa Jabatan Tersingkat

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Raden Soetimbul Kertowisastro saat berfoto di Balai Kota Mojokerto, 1954. Momen langka dari arsip sejarah milik Ayuhanafiq yang merekam masa jabatannya sebagai wali kota tersingkat. (Arsip sejarah dari Ayuhanafiq)
Raden Soetimbul Kertowisastro saat berfoto di Balai Kota Mojokerto, 1954. Momen langka dari arsip sejarah milik Ayuhanafiq yang merekam masa jabatannya sebagai wali kota tersingkat. (Arsip sejarah dari Ayuhanafiq)

Yang menarik, ia menggantikan orang yang sama dua kali, pertama sebagai Wedono menggantikan Soedarsono, lalu sebagai wali kota. Pada Pemilu 1955, Soetimbul terpilih sebagai anggota Konstituante dari PNI, menandai puncak karier politiknya.

Dengan jabatan di legislatif nasional, ia resmi melepas posisi wali kota Pasuruan pada 9 November 1955. Sayangnya, dalam sejumlah dokumen resmi, namanya keliru ditulis sebagai "Kromohadisoerjo" alih-alih "Kertowisastro."

Baca Juga: Mojokerto 1966: Tragedi Runtuhnya PKI di Bumi Majapahit yang Tak Terlupakan

Menurut Yuhan, kesalahan ini perlu diluruskan agar sejarah lokal tidak kabur oleh detail administratif yang keliru.

"Nama adalah identitas sejarah, dan kita punya tanggung jawab untuk menjaga akurasi catatan masa lalu," tutup Yuhan.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X