Rayakan HUT RI ke-80, Pemkab Mojokerto Satukan Spirit Kebangsaan Lewat Sema'an Al-Qur'an

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Bupati Mojokerto dan jajaran Forkopimda bersama hafiz-hafizah foto bersama di Pendopo GMT, merayakan HUT RI ke-80 dengan semangat kebangsaan. (Diskominfo Pemkab Mojokerto)
Bupati Mojokerto dan jajaran Forkopimda bersama hafiz-hafizah foto bersama di Pendopo GMT, merayakan HUT RI ke-80 dengan semangat kebangsaan. (Diskominfo Pemkab Mojokerto)

Kabar Mojokerto - Menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mojokerto memilih jalan yang berbeda, yakni merajut spirit kebangsaan melalui lantunan Al-Qur’an.

Di Pendopo Graha Maja Tama, Kamis (14/8), suasana berubah menjadi sakral ketika ratusan hafiz dan tokoh masyarakat berkumpul untuk mengikuti kegiatan Sema'an Al-Qur'an.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, memaknai momen ini sebagai ajakan kembali kepada nilai-nilai spiritual sebagai pondasi kemajuan bangsa.

"Usia 80 tahun bagi sebuah negara bukan hanya angka, tapi panggilan untuk bersatu dan terus bergerak membangun peradaban yang berkeadilan," ujarnya dalam sambutan yang disambut takbir para hadirin.

Baca Juga: Cara Dapat Diskon Tarif PPB-P2 hingga 40 Persen di Kota Mojokerto

Ia menekankan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan karakter yang berakar pada nilai-nilai keimanan.

"Mari kita isi kemerdekaan ini bukan hanya dengan infrastruktur, tapi juga dengan akhlak dan ilmu yang menumbuhkan jiwa-jiwa tangguh," tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda, tokoh agama, pengurus Jam’iyyah Hamalatil Qur’an, serta para hafiz-hafizah dari berbagai wilayah.

KH. Ahmad Bashori dari Trowulan memberikan tausiyah yang menyentuh, mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga hubungan dengan Tuhan.

Pemkab Mojokerto juga memperkenalkan program beasiswa baru untuk para penghafal Al-Qur’an berprestasi, bekerja sama dengan sembilan universitas sebagai mitra.

"Kami ingin anak-anak Mojokerto tidak hanya hebat secara akademik, tapi juga memiliki karakter Islami yang kuat," tegas Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Beri Diskon Tarif PBB-P2 hingga 40%

Menurutnya, beasiswa ini bukan hanya hadiah, tapi bentuk komitmen menciptakan generasi yang siap menjadi pemimpin bermoral di masa depan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru TPQ, pengurus JHQ, dan seluruh masyarakat yang terus menghidupkan semangat Qur’ani di tengah perubahan zaman.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X