Razia Blok Hunian Lapas Mojokerto, Petugas Temukan Sajam dan Kartu Remi

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Jumat, 21 Februari 2025 | 13:33 WIB
Petugas Lapas Mojokerto tengah melakukan razia blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang, demi terciptanya keamanan dan ketertiban. (M Lutfi Hermansyah)
Petugas Lapas Mojokerto tengah melakukan razia blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang, demi terciptanya keamanan dan ketertiban. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto kembali melaksanakan razia hunian pada malam Kamis (20/02/25). 

Razia yang melibatkan seluruh petugas Lapas ini bertujuan untuk memastikan tidak ada barang ilegal di dalam kamar penghuni. 

Pada pukul 19.00 WIB, seluruh petugas berkumpul di ruang aula serbaguna untuk mendapatkan pengarahan yang dipimpin oleh Kepala KPLP, Kinayung Nirwana, dengan dihadiri pula oleh pejabat eselon IV dan V. 

Baca Juga: Mojokerto Terancam Dilanda Hujan Ekstrem Hingga 28 Februari

Selama razia berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang pribadi serta area kamar tidur narapidana, sebagai langkah pencegahan untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban. 

Beberapa barang terlarang yang berhasil diamankan termasuk senjata tajam buatan, sendok stainless, dan kartu remi. 

Selain itu, dilakukan pula sosialisasi ulang kepada para penghuni Lapas mengenai barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam Lapas. 

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menjelaskan kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga ketertiban, menghindari peredaran narkoba, serta memastikan keamanan di dalam Lapas Mojokerto. 

Baca Juga: Petani di Mojokerto Curhat ke Polisi Masalah Harga Jagung Anjlok Dibawah HPP

Dengan kepemimpinan Rudi Kristiawan yang baru, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus berupaya keras menanggulangi peredaran barang ilegal, termasuk handphone dan narkoba, serta menutup akses masuknya barang terlarang lainnya. 

Jika ada warga binaan yang melanggar aturan, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku. 

"Kami ingin Lapas Mojokerto bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba," tegas Rudi. 

Baca Juga: Lapas Mojokerto Tingkatkan Akses Pendidikan untuk Warga Binaan Melalui Program Kejar Paket

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari 13 program akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, terkait pemberantasan narkoba dan tindakan penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X