Kabar Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto kembali melaksanakan razia hunian pada malam Kamis (20/02/25).
Razia yang melibatkan seluruh petugas Lapas ini bertujuan untuk memastikan tidak ada barang ilegal di dalam kamar penghuni.
Pada pukul 19.00 WIB, seluruh petugas berkumpul di ruang aula serbaguna untuk mendapatkan pengarahan yang dipimpin oleh Kepala KPLP, Kinayung Nirwana, dengan dihadiri pula oleh pejabat eselon IV dan V.
Baca Juga: Mojokerto Terancam Dilanda Hujan Ekstrem Hingga 28 Februari
Selama razia berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang pribadi serta area kamar tidur narapidana, sebagai langkah pencegahan untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Beberapa barang terlarang yang berhasil diamankan termasuk senjata tajam buatan, sendok stainless, dan kartu remi.
Selain itu, dilakukan pula sosialisasi ulang kepada para penghuni Lapas mengenai barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam Lapas.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menjelaskan kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga ketertiban, menghindari peredaran narkoba, serta memastikan keamanan di dalam Lapas Mojokerto.
Baca Juga: Petani di Mojokerto Curhat ke Polisi Masalah Harga Jagung Anjlok Dibawah HPP
Dengan kepemimpinan Rudi Kristiawan yang baru, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus berupaya keras menanggulangi peredaran barang ilegal, termasuk handphone dan narkoba, serta menutup akses masuknya barang terlarang lainnya.
Jika ada warga binaan yang melanggar aturan, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.
"Kami ingin Lapas Mojokerto bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba," tegas Rudi.
Baca Juga: Lapas Mojokerto Tingkatkan Akses Pendidikan untuk Warga Binaan Melalui Program Kejar Paket
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari 13 program akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, terkait pemberantasan narkoba dan tindakan penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Artikel Terkait
Harga Bahan Pokok Mojokerto Hari Ini 19 Desember 2024: Gula Naik Jadi Rp 18 Ribu
Pencurian Mobil Pikap L300 Kembali Terjadi di Mojokerto, 3 Pelaku Gondol Pikap di Toko Batira Jaya
Demo Aliansi Madura Indonesia Desak Penutupan Pabrik Baja di Mojokerto, Tuding Penggelapan Pajak dan PHK Sepihak Tanpa Pesangon
NasDem Mojokerto Ucapkan Selamat atas Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Terpilih
Lapas Mojokerto Tingkatkan Akses Pendidikan untuk Warga Binaan Melalui Program Kejar Paket
Mojokerto Terancam Dilanda Hujan Ekstrem Hingga 28 Februari