Ketua Tim Pemenangan Paslon Cabup-Cawabup Mojokerto Ikfina-Fahmawati- Sya’dulloh Syarofi, Achmad Arif nengatakab, postingan akun TikTok memasuk dalam model kamoanye hitam. Di mana, dapat menggangggu psikologi paslon, tingkat elektabilitas dan ketenangan kampanye.
“Bagi kita kurang elegan, karena selama tahapan kampanye dimuli sejak tanggal 25 September sampai dengan hari ini, kita sama sekali tidak pernah model-model kampanye hitam. Kita selalu positif,” katanya.
Dengan adanya laporan ini, Arif berharap menjadi peringatan bagi masyarakat agar tak melalukan hal serupa.
“Kami ingin pihak kepolisian segara mengidentifikask pemilik akun TikTok Gerbong Mojokerto. Laporan ini juga sebagai shock terapi atau peringatan bagi pelaku lain yang mencoba kampanye hitam,” pungkasnya.
Berkas Laporan Ikfina melalui kuasa hukumnya telah diterima secara resmi oleh Polres Mojokerto pada Minggu (10/11/2024).
Kasat Resrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama dapat berkomentar banyak terkait laporan tersebut.
“Kami cek dulu,” jawabnya singkat.
Artikel Terkait
Hadapi Pilbub Mojokerto 2024, PCNU Minta Ansor - Banser Tak Gunakan Atribut untuk Kepentingan Politik
Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Kenali Visi Misi Paslon Peserta Pilkada
Ikfina-Gus Dulloh Akan Tata Kawasan Wisata Trawas Jika Menang di Pilbub Mojokerto 2024
KPU Mojokerto Klaim Tak Ada TPS di Wilayah Blank Spot untuk Pilkada 2024
Antisipasi Bencana, KPU Mojokerto Pemetaan TPS Rawan Banjir dan Longsor di Musim Hujan