18 Jenis Kejahatan yang Marak di Mojokerto, Penipuan Ranking 1

Photo Author
Muhammad Gusta, Kabar Mojokerto
- Jumat, 3 Januari 2025 | 12:28 WIB
Reka ulang pembunuhan Abid di Rejoto. (Muhammad Gusta)
Reka ulang pembunuhan Abid di Rejoto. (Muhammad Gusta)

Kabar MojokertoTingkat penyelesaian perkara kriminal oleh Polres Mojokerto Kota menembus 98,43% sepanjang 2024. Berikut 18 Jenis Kejahatan yang Marak Terjadi

Sepanjang tahun 2024, terjadi 318 tindak pidana di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Wilayahnya meliputi Kecamatan Kranggan, Magersari, Prajurit Kulon, Gedeg, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong.

Ratusan kejahatan tersebut terdiri dari 18 jenis. Berikut daftarnya, diurutkan dari yang tertinggi:

Baca Juga: Kejahatan di Wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota Turun pada 2024, Penyelesaian Perkara Naik 20%

  1. Penipuan: 67 perkara
  2. Pencurian dengan pemberatan (Curat): 35 perkara
  3. Pencurian biasa: 30 perkara
  4. Penggelapan: 23 perkara
  5. Penganiayaan: 18 perkara
  6. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): 16 perkara
  7. Penyalahgunaan sajam, senpi, dan handak: 14 kasus
  8. Pengeroyokan: 13 kasus
  9. Kebakaran: 9 kasus
  10. Kejahatan jaminan fidusia: 9 kasus
  11. Kejahatan terhadap anak: 8 kasus
  12. Curanmor: 8 kasus
  13. Kejahatan perdagangan manusia (TPPO): 6 perkara
  14. Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE): 4 perkara
  15. Pencurian dengan kekerasan (Curas): 2 perkara
  16. Uang palsu: 2 perkara
  17. Korupsi: 1 perkara
  18. Pembunuhan: 1 perkara

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri menjelaskan, jumlah kejahatan di wilayah hukumnya turun 19,7%, yaitu dari 396 perkara sepanjang tahun 2023 menjadi 318 perkara sepanjang tahun 2024.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Pria di Kebun Jeruk Mojokerto, 16 Adegan Diperagakan

Tidak hanya itu, kinerja Polres Mojokerto patut diacungi jempol karena penyelesaian perkara kriminal meningkat signifikan. Jika pada tahun 2023 penyelesaian perkara mencapai 81,57% atau 232 dari 396 perkara, tahun 2024 menembus 98,43% atau 313 dari 318 perkara.

"Penyelesaian perkara naik 20,6%. Artinya, kegiatan kepolisian berjalan dengan sangat baik," jelasnya, Jumat (3/1/2025).

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X