Kabar Mojokerto- Kepolisian berhasil menemukan barang bukti berupa sisa bahan peledak di lokasi ledakan rumah Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Puri, Kabupaten Mojokerto. Namun, insiden ledakan dahsyat yang menewaskan dua orang itu masih misteri.
Beberapa hal yang masih tanda tanya antara lain, berapa jumlah dan untuk apa sebenernya bahan-bahan itu ada di rumah Aipda Maryudi?. Lalu, apakah untuk dijual aatu keperluan lainnya?
Hingga kini pertanyaan-pertannya tersebut masih belum terjawab. Baik Polres Mojokerto maupun Polda Jatim masih belum menyampaikan informasi hasil pemeriksaan terhadap Aipda Muryadi dan analisis forensik barang bukti.
Baca Juga: Bhayangkari Mojokerto Salurkan Bantuan untuk Kelurarga Terdampak Ledakan di Mojokerto
Pihak kepolisian berupaya mencari penelyebab ledakan dengan mendatangkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan hingga Selasa (14/1/2025) dini hari.
Proses ini melibatkan penggunaan alat berat untuk membongkar reruntuhan rumah yang nyaris rata dengan tanah akibat ledakan.
Hasil investigasi menunjukkan bahwa tiga selongsong kembang api sreng dor serta kandungan klorat, sulfur dan oksidator.
Artikel Terkait
Ibu dan Anak Tewas Korban Ledakan di Mojokerto, Dimakamkan Bersama dalam Satu Liang Lahat
Pasca Ledakan Dahsyat di Mojokerto, Polisi Temukan Peralatan Elektronik dan Barang Bukti Lainnya
Tragedi Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto Dilimpahkan ke Polda Jatim, Aipda Maryudi Masih Berstatus Saksi
TNI-Polisi Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga Terdampak Ledakan di Mojokerto
Pemkab Mojokerto Bangun Kembali Dua Rumah Rusak Akibat Ledakan