Waktu Pelaksanaan MPLS Ramah
MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari pada jam kerja sekolah. Tanggalnya disesuaikan dengan kalender akademik dan jadwal pembelajaran sesuai ketetapan dinas pendidikan daerah.
Yang jelas, MPLS Ramah harus diadakan pada minggu pertama awal tahun ajaran 2025/2026. Aturan waktu ini dikecualikan bagi sekolah yang berasrama atau boarding school.
Masa MPLS bagi sekolah berasrama bisa dilakukan lebih dari lima hari. Namun, pelaksanaannya harus tetap sesuai dengan prinsip MPLS Ramah dalam panduan
Baca Juga: Canggih! SD di Mojokerto Ini Terapkan KBM Pakai Sistem Chromebook
Kegiatan Wajib dalam MPLS Ramah
- Kegiatan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, pengenalan profil lulusan, dan aktivitas lainnya terkait program pencegahan penyimpangan isu sosial.
- Kegiatan pengenalan dan interaksi positif dengan warga satuan pendidikan
- Kegiatan pengenalan sarana dan prasarana satuan pendidikan
- Kegiatan pengenalan fasilitas umum yang tersedia di lingkungan terdekat satuan pendidikan
- Kegiatan pengenalan visi, misi, dan tujuan sebagai ciri khas satuan pendidikan
- Kegiatan pengenalan intrakurikuler (mata pelajaran wajib dan pilihan) dan kokurikuler yang dilaksanakan di satuan pendidikan
- Kegiatan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri
- Kegiatan pengenalan budaya sekolah berupa program, kegiatan rutin, pembiasaan, dan keteladanan
Baca Juga: Pesan Penting Bupati Mojokerto pada Kepsek SD-SMP Negeri
Kegiatan Pilihan dalam MPLS Ramah
Selain kegiatan-kegiatan wajib di atas, siswa bisa memperoleh pengenalan atau pembelajaran lewat kegiatan berikut:
- Kegiatan pengenalan program kesehatan sekolah termasuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
- Kegiatan pengenalan empat pilar kebangsaan
- Kegiatan pencegahan isu pornografi
- Kegiatan pencegahan isu perkawinan anak
- Kegiatan pencegahan isu sosial lainnya
Materi dan Ruang Lingkup Materi MPLS Ramah
1. Penumbuhan dan Penguatan Karakter serta Profil Lulusan
a. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
- Bangun Pagi: Menekankan pentingnya disiplin waktu
- Beribadah: Mendorong pengembangan spiritual
- Berolahraga: Meningkatkan kesadaran akan kesehatan fisik
- Makan Sehat dan Bergizi: Membiasakan pola makan sehat
- Gemar Belajar: Menumbuhkan motivasi belajar sepanjang hayat
- Bermasyarakat: Mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan peduli sesama
- Tidur Cepat: Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh
b. Pertemuan Pagi Ceria
- Senam Anak Indonesia Hebat: Untuk menjaga kesehatan fisik dan membangkitkan semangat
- Menyanyikan Lagu Indonesia Raya: Untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, solidaritas keindonesiaan, dan membangkitkan semangat
- Doa Bersama: Dilakukan sebelum memulai pelajaran untuk memohon kelancaran dan keberkahan dalam proses belajar
c. Profil Lulusan
- Dimensi Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Dimensi kewargaan
- Dimensi penalaran kritis
- Dimensi kreativitas
- Dimensi kolaborasi
- Dimensi kemandirian
- Dimensi kesehatan
- Dimensi komunikasi
d. Pencegahan Penyimpangan Isu Sosial
Artikel Terkait
Dukun Cabul di Mojokerto Setubuhi Siswi SD, Korban Trauma dan Enggan Sekolah
Hari Pendidikan Nasional 2025, Mojokerto Serukan Peran Strategis Guru Bangun SDM
Belajar Otodidak, Pemuda Mojokerto Ini Sukses Budidaya Sayuran Organik di Lahan Tidur
Pesan Penting Bupati Mojokerto pada Kepsek SD-SMP Negeri
Penerimaan Siswa Baru SMP Negeri Mojokerto 2025 Capai 8.676, Ini Sekolah yang Kekurangan Siswa