Kabar Mojokerto - Menjelang pelaksanaan ibadah peringatan Wafat Isa Almasih, jajaran Polres Mojokerto Kota meningkatkan pengamanan di berbagai gereja. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan sterilisasi di Gereja Santo Yosef, yang berlokasi di pusat kota Mojokerto.
Proses sterilisasi dilakukan dengan menyeluruh, menyasar tiap ruangan dan sudut gereja menggunakan perangkat seperti metal detector dan cermin pemeriksa (inspector mirror). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali dari Satsamapta Polres Mojokerto Kota, dan dilakukan sebelum umat mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian ibadah.
Baca Juga: Perkuat Keamanan Lapas, Lapas Mojokerto Jalin Kerja Sama Strategis dengan Polres
Sterilisasi bertujuan untuk memastikan keamanan lokasi dari potensi ancaman, khususnya benda mencurigakan atau bahan peledak yang bisa mengganggu jalannya ibadah.
Pihak panitia Gereja Santo Yosef memperkirakan bahwa jumlah jemaat yang akan hadir selama peringatan ini bisa mencapai 1.700 hingga 2.000 orang. Untuk itu, pengamanan menjadi prioritas penting demi kelancaran dan kenyamanan umat.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri, melalui Kasihumas IPDA Slamet Haryono, menyampaikan bahwa Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
“Langkah pengamanan ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat. Kami ingin umat Nasrani merasa aman dan khidmat dalam melaksanakan ibadahnya,” ujar IPDA Slamet kepada Kabar Mojokerto, Kamis (17/4/2025).
Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Pedagang Es Puter di Mojokerto oleh Pria Ngaku Polisi
Sebanyak 86 personel kepolisian disiagakan di berbagai gereja yang tersebar di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Mereka akan berjaga selama prosesi ibadah berlangsung.
“Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Kami berupaya menciptakan suasana yang kondusif agar pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar,” tambah IPDA Slamet.
Polres Mojokerto Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat hal-hal mencurigakan di sekitar tempat ibadah.
Artikel Terkait
Pedagang Es Puter di Mojokerto Tertipu Pria Ngaku Polisi, Uang Rp 9 Juta Raib Dibawa Kabur
Uang Pedagang Es Puter yang Ditipu Pria Ngaku Polisi untuk Bayar Kuliah Anak
Pemkab Mojokerto Matangkan Pengembangan Super Apps Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Pedagang Es Puter di Mojokerto oleh Pria Ngaku Polisi
Perkuat Keamanan Lapas, Lapas Mojokerto Jalin Kerja Sama Strategis dengan Polres