Jumat siang, jasad korban dibawa ke rumah duka di Dusun Karangnongko, Desa Karangpuri, Wonoayu, Sidoarjo.
Menurut Komandan Tim Basarnas Surabaya, Novix Haryadi, lokasi penemuan korban berjarak sekitar 5 kilometer dari titik awal tenggelam di Dam Rolak Songo.
“Lokasi ini (penemuan jasad korban) adalah titik pencarian SRU 1. Radius penemuan kurang lebih 5 kilometer,” ungkap Novix.
Sebelumnya diberitakan, Sieyusafa melompat ke Sungai Brantas di pintu air Rolak Songo, Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto pada Rabu (2/7/2025). Saat itu, Korban belum diketahui identasnya.
Baca Juga: Detik-Detik Aksi Perempuan Diduga Coba Bunuh Diri Digagalkan Polisi di Rolak Songo Mojokerto
Berdasarkan keterangan saksi mata, Candra Setiawan (30), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Mmulanya korban mengendarai sepeda motor Honda Beat merah nopol W 3029 ZX dari barat. Korban sempat menyeberang jembatan ke utara, namun sesampainya di tengah putar balik.
Korban pun berhenti di pojok jembatan sisi selatan. Ketika itu korban hanya seorang diri dengan mengenakan kaus hitam, topi hitam dan celena pendek.
Korban sempat bilang menitipkan sepeda motornya kepada tukang klebet (penyeberang jalan) sebelum akhirnya loncat ke sungai.
Berdasarkan keterangan pihak kelurga, korban nekat meloncat ke sungai diduga karena mengalami depresi.
Artikel Terkait
Putus Cinta Diduga Jadi Pemicu Pria di Mojokerto Lompat ke Bendungan Rolak Songo
Mantan Kekasih Pria di Mojokerto yang Loncat ke Bendungan Rolak Songo Akhirnya Buka Suara
Tim Gabungan Dibagi 3 Regu untuk Cari Pria Sidoarjo yang Loncat di Dam Rolak Songo Mojokerto
Detik-Detik Aksi Perempuan Diduga Coba Bunuh Diri Digagalkan Polisi di Rolak Songo Mojokerto