Selain penanganan pascabanjir, Dinkes Kabupaten Mojokerto terus meningkatkan kewaspadaaan dampak pancaroba dan bencana menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
“Akan ditingkatkan responnya jika kondisi tertentu. Misalnya, saat ini menghadapi Nataru potensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya kedaruratan akibat kecelakaan, perubahan cuaca yang disebabkan munculnya berbagai penyakit, atau yang sedang dihadapi yaitu bencana hidrometeorologi,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Banjir di Dua Desa Mojokerto Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah
Mensos Gus Ipul Tinjau Banjir di Mojokerto, Pastikan Kecukupan Logistik untuk Warga Terdampak
Kenali Penyakit Pascabanjir dan Cara Pencegahannya
Ratusan Hektare Sawah Warga di Mojokerto Terancam Gagal Panen Akibat Banjir