Ortu Korban Siswa SMPN 7 Mojokerto yang Tewas Terserat Ombak Tolak Surat Perdamaian

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Kamis, 30 Januari 2025 | 19:26 WIB
Istiqomah, ibu dari Malven Yusuf, dengan penuh duka mengungkapkan rasa kehilangan mendalam saat diwawancarai, Kamis (30/1/2025). (M Lutfi Hermansyah)
Istiqomah, ibu dari Malven Yusuf, dengan penuh duka mengungkapkan rasa kehilangan mendalam saat diwawancarai, Kamis (30/1/2025). (M Lutfi Hermansyah)

Baca Juga: Siswa SMPN 7 Mojokerto Korban Terakhir Terseret Ombak Pantai Drini Ditemukan di Hari Kedua

"Ada miskomunikasi, surat itu sebenarnya untuk kelengkapan administrasi. Saat kejadian, laporan harus diberikan, dan dalam setiap proses pemeriksaan, dokumen harus lengkap," ujar Kuncoro dalam konferensi pers di Kantor Pemkot Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, mengatakan bahwa surat tersebut berhubungan dengan keperluan asuransi. Karena ada orang tua yang menolak menandatangani, surat tersebut ditunda sementara.

"Sebelumnya itu untuk asuransi, tapi kami tunda dulu. Yang penting ini dulu," jelas Ruby.

Baca Juga: Firasat Aneh Ayah Siswa SMPN 7 Mojokerto Korban Tragedi Pantai Drini

Ruby juga menginformasikan bahwa Kepala SMPN 7 Kota Mojokerto, Evi Poespito Hany, bersama beberapa guru lainnya masih berada di Gunungkidul. Dua siswa yang selamat, Ainoah dan Ahmad Muzaki, saat ini sedang mendapat perawatan di RSUP dr Sardjito.

"Beberapa masih mendampingi dua siswa yang selamat, sementara yang lain sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Pagi ini, ada doa bersama. Kepala sekolah masih berada di Yogyakarta," jelas Ruby.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X