Panggung Ruwah Desa Roboh Diterjang Angin Kencang di Mojokerto, 10 Pohon Tumbang

Photo Author
Muhammad Gusta, Kabar Mojokerto
- Minggu, 9 Februari 2025 | 17:41 WIB
Panggung ruwah desa yang hancur setelah diterjang hujan deras dan angin kencang di Mojokerto, Minggu, (9/2/2025). (M Lutfi Hermansyah)
Panggung ruwah desa yang hancur setelah diterjang hujan deras dan angin kencang di Mojokerto, Minggu, (9/2/2025). (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Mojokerto pada Minggu, (9/2/2025). Akibatnya, panggung yang dipersiapkan untuk pengajian dan sholawat dalam acara ruwah desa di Lapangan Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, roboh.

Salah satu anggota panitia, Hendra, menyebutkan jika kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menjelaskan bahwa hujan disertai angin kencang hanya terjadi selama 10 menit, namun dampaknya sangat besar.

Baca Juga: Hujan Angin di Mojokerto Picu Pohon Tumbang dan Atap Rumah Terbang

“Cuacanya sangat ekstrem meski hanya berlangsung singkat, sekitar 10 menit, namun sangat kencang. Kami yang ada di lokasi bahkan tidak bisa melihat panggungnya. Begitu angin datang, semuanya terhempas,” ungkap Hendra kepada wartawan di lokasi kejadian.

Selain panggung, angin juga merobohkan peralatan sound system yang berada di samping kiri dan kanan panggung. Tercatat sekitar 10 pohon tumbang, salah satunya menimpa lapak penjual es tebu.

“Ada sekitar 10 pohon yang tumbang di sekitar sini, satu di antaranya menimpa lapak es tebu milik UMKM. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tambah Hendra.

Akibat kejadian ini, acara pengajian dan sholawat yang dijadwalkan malam hari terpaksa dibatalkan. Kerugian yang diderita panitia diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kerugiannya jelas karena semua biaya sudah dibayar, termasuk untuk grup sholawat, panggung, lighting, sound, konsumsi, dan lainnya. Anggaran kami sekitar Rp 70 juta, jadi kerugiannya sekitar jumlah itu,” jelas Hendra.

Baca Juga: Polisi Gerebek Rumah Produksi Miras Palsu di Mojokerto

Pantauan Kabar Mojokerto, dampak dari angin kencang juga dirasakan di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Atap galvalum sebuah warung roboh, tiga pohon tumbang menimpa warung makan dan tiga sepeda motor.

Sebuah pohon juga sempat menutup jalan raya. Arus lalu lintas kembali lancar setelah warga dan petugas DLH Kota Mojokerto bekerja sama membersihkan pohon yang tumbang.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X