peristiwa

Polisi Ungkap Alasan Janda Beranak Tiga di Mojokerto Aborsi Janin Hasil Hubungan Gelap

Rabu, 3 September 2025 | 15:13 WIB
Polisi mengamankan janda tiga anak di Mojokerto, Makmudah (42), karena melakukan aborsi terhadap janin hasil hubungan gelap. (Dok. Satreskrim Polres Mojokerto )

Baca Juga: Janda Beranak Tiga dan Kekasihnya Ditangkap Terkait Penemuan Makam Janin Hasil Aborsi di Mojokerto

Makhmudah menenggak 1 butir Cytotex di kamar pada 30 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Tak hanya diminumun, Makhmudah juga memasukkan 1 butir Cytotex ke dalam kemaluannya. Akan tetapi, ketika itu tidak ada reaksi sama sekali.

 

Kemudian janda beranak tiga itu mencoba lagi pada 4 November 2024 sekitar pukul 07.20. Untuk yang kedua kalinya, perut Makmudah terasa kram dan keluar cairan putih dari kemaluannya.

 

“Setelah meminum Cytotec yang kedua kalinya, keluar janin yang berumur 4 bulan dalam kondisi mati,” ujar Fauzy.

 

Setelah janinnya keluar, Makhmudah menghubungi Faisal untuk meminta bantuan. Namun Faisal tidak bisa datang dan menyuruh Makhmudah untuk ke rumah sakit.

 

Mahkmudah pun akhirnya  meminta tolong kepada Yuli agar diantar ke Bidan Desa Kuripan Sari. Namun bidannya sedang tidak beradadi rumahnya. Sehingga, Makhmudah dibawa ke Rumah Sakit Mawadah dalam kondisi janin masih menempel di celana dalam.

 

“Makhmudah mendapat penanganan medis dan disuruh opneme di RS Mawadah,” katanya.

 

Sekitar pukul 17.00 WIB, janin dari Makmudah dibawa pulang oleh Fitri dan Tuni untuk dimakamkan di Pemakaman Dusun Sumberpiji. Lokasinya tepat disebalah makam keponakan Makmudah.

 

Halaman:

Tags

Terkini