Baca Juga: Janda Beranak Tiga dan Kekasihnya Ditangkap Terkait Penemuan Makam Janin Hasil Aborsi di Mojokerto
Makhmudah menenggak 1 butir Cytotex di kamar pada 30 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Tak hanya diminumun, Makhmudah juga memasukkan 1 butir Cytotex ke dalam kemaluannya. Akan tetapi, ketika itu tidak ada reaksi sama sekali.
Kemudian janda beranak tiga itu mencoba lagi pada 4 November 2024 sekitar pukul 07.20. Untuk yang kedua kalinya, perut Makmudah terasa kram dan keluar cairan putih dari kemaluannya.
“Setelah meminum Cytotec yang kedua kalinya, keluar janin yang berumur 4 bulan dalam kondisi mati,” ujar Fauzy.
Setelah janinnya keluar, Makhmudah menghubungi Faisal untuk meminta bantuan. Namun Faisal tidak bisa datang dan menyuruh Makhmudah untuk ke rumah sakit.
Mahkmudah pun akhirnya meminta tolong kepada Yuli agar diantar ke Bidan Desa Kuripan Sari. Namun bidannya sedang tidak beradadi rumahnya. Sehingga, Makhmudah dibawa ke Rumah Sakit Mawadah dalam kondisi janin masih menempel di celana dalam.
“Makhmudah mendapat penanganan medis dan disuruh opneme di RS Mawadah,” katanya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, janin dari Makmudah dibawa pulang oleh Fitri dan Tuni untuk dimakamkan di Pemakaman Dusun Sumberpiji. Lokasinya tepat disebalah makam keponakan Makmudah.
Artikel Terkait
Usai Divonis 11 Tahun Bui, Pria Asal Surabaya yang Culik dan Perkosa Siswi SD di Mojokerto Dituntut 8 Tahun Penjara
Pemuda Maling Motor di Mojokerto Diduga Cabuli Emak-emak
Polisi Sebut Pemuda Maling Motor di Mojokerto yang Cabuli Emak-emak 5 Kali Beraksi
Dua Pesilat Kasus Sabung yang Tewaskan Pelajar MTs di Mojokerto Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
Diduga Hendak Ikut Demo, Puluhan Pelajar di Mojokerto Diamankan Polisi