"Anak-anak sekolah menjadi pelaku aksi corat-coret, tapi siapa yang menggerakkan mereka?" ujar Yuhan mempertanyakan.
Kantor PKI di Mentikan diobrak-abrik, dokumen rahasia yang memuat daftar tokoh dan kyai yang akan dihabisi ditemukan, menambah kemarahan warga.
Sekolah afiliasi PKI, SMP Udhaya, dan sekolah THHK yang terkait lembaga pendidikan Tionghoa ditutup militer.
Baca Juga: Sejarah Hari Juang Polri: Saat Polisi Jadi Garda Terdepan Bela Indonesia
"Peristiwa ini menandai akhir eksistensi PKI di Mojokerto," jelas Yuhan.
Tokoh BTI Samidjan pun memilih mengakhiri hidupnya saat aparat datang menangkap aktivis PKI.
Artikel Terkait
Sejarah dan Mitos Rabu Wekasan, Berikut Amalan yang Disarankan
Awal Mula Berdirinya Sekolah Khusus Perempuan di Mojokerto pada Era Kolonial
Siapa Saja Tokoh di Balik Makam Tujuh Troloyo Mojokerto? Ini Jejak Islam Tertua di Majapahit
Sejarah Hari Juang Polri: Saat Polisi Jadi Garda Terdepan Bela Indonesia
Sejarah Lapangan Mangoensari: Stadion Pertama Mojokerto yang Lahir dari Strategi Politik Kolonial