“Rokok ilegal memberi kerugian, karena itu harus diberantas, harus diperangi. Pemusnahan barang kena cukai ilegal ini bukan akhir dari segalannya, tapi pengingat kita semua,” bebernya.
Pemberatantas rokok ilegal membutuhkan kolabirasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, Sandi mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan serta mempersempit area peredaran barang ilegal, terutama rokok, demi mendukung terciptanya tatanan perdagangan yang adil dan berkelanjutan.
“Kita ingin Mojokerto dikenal bukan hanya bersih jalannya, tetapi juga bersih perdagangannya. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian cita-cita besar membangun Kita Mojokerto yang tertib, sejahtera dan berintegritas,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan pemusnahan jutaan rokok ilegal ini turut dihadiri Kakanwil DJBC Jatim I Untung Basuki dan Kepala KPPBC TMP B Sidoarjo Rudy Hery Kurniawan, Plt. Kasatpol PP Kota Mojokerto Abdul Rachaman Tuwo dan Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Taufiqurrahman.
Juga perwakilan dari Polres Mojokerto Kota, Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto serta Pengadilan Negeri Mojokerto. (Adv)
Artikel Terkait
PT PRIA Jadi Lokasi Pemusnahan 19 Juta Rokok Ilegal Senilai Miliaran
Operasi Rokok Ilegal di Kota Mojokerto Nihil Temuan, Bukti Suksesnya Sosialisasi
Terima Laporan 1.063 Tambang Ilegal, Prabowo Sebut Potensi Kerugian Negera Rp 300 Triliun
BPOM Temukan 19 Obat Herbal Ilegal-Berbahaya di Pasaran, Mayoritas Klaim Mampu Atasi Lemah Syahwat