Kabar Mojokerto - Dua Kepala Desa (Kades) di Mojokerto dilaporkan oleh Relawan Nderek Kyai ke Bawaslu. Laporan ini atas dugaan tak netral di Pilbub Mojokerto 2024.
Pertama, Kades Sooko Happy Iswahyudi dilaporkan karena beredar foto dirinya bersama cabup Mojokerto, Muhammad Albarra (Gus Barra). Selain itu, Happy juga diduga berkampanye paslon nomor 2 Gus Barra-Muhammad Rizal lewat Grup WhatsApp.
Dan Kedua Kades Baureno Abdori. Ia dilaporkan lantaran mengikuti kegiatan kampanye paslon nomor urut 2 Muhammad Albarra-Muhammad Rizal Octavian di Lapangan Desa Lebaksono pada Minggu (17/11/2024) lalu.
Tindakan Abdori itu terekam kamera ponsel. Tidak sekadar hadir, beredar video yang memperlihatkan Abdori juga berjoget dan bernyanyi di atas panggung.
Baca Juga: Diduga Tak Netral, Dua Kades di Mojokerto Dilaporkan ke Bawaslu
Abdori tak menampik hal tersebut. Ia mengaku, tak menyuarakan dan menunjukkan gestur dukungan serta atribut paslon nomor 2. Saat itu, dirinya hanya mengekspresikan kesukaannya terhadap seni musik dangdut.
“Saya ini tidak kampanye, saya tidak pakai atribut, tidak pakai gestur , saya suka seni, saya suka hiburan, biarpun kampanye atau acara apa saja, hobi saya joget. Joget tidak dilarang,” tandasnya.
Artikel Terkait
Kades Jombang Diganjar 3 Tahun Penjara Akibat Tipu Warga Mojokerto Ratusan Juta.
Bawaslu Mojokerto Perketat Pengawasan Netralitas Kades, Tak Netral Terancam Pidana
Ikfina dan Gus Dulloh Bakal Sediakan Lapangan Kerja untuk Warga Mojokerto
Debat Pamungkas, KPU Imbau Kandidat Paslon di Pilbub Mojokerto Tak Kerahkan Massa
Diduga Tak Netral, Dua Kades di Mojokerto Dilaporkan ke Bawaslu