Ke depan, desa-desa yang terdampak diminta untuk mencari solusi mandiri, salah satunya dengan menggunakan dana APBDes untuk pengadaan air bersih.
"Untuk sementara, desa-desa diharapkan dapat mengatur suplai air bersih secara mandiri dengan patungan," ujar Khakim.
Baca Juga: Rumah Warga di Mojokerto Kabakaran, Kakek Tewas Terbakar
Sebagai solusi jangka panjang, Khakim menyebutkan bahwa pemerintah akan berfokus pada dua desa, yakni Desa Duyung di Kecamatan Trawas dan Desa Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro. Rencananya, air dari sumber di sekitar objek wisata di Desa Duyung akan disalurkan ke desa-desa tersebut pada tahun 2025 mendatang.
"Kami sudah melakukan survei bersama DPUPR dan Bapeda, dan bantuan dari provinsi akan segera digulirkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kecelakaan di Pacet Mojokerto, Mobil Daihatsu Ayla Tabrak Sepeda Motor, Pengendara Luka Serius
Dua Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto, Diduga Akibat Rem Blong
Dua Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto, 13 Orang Dilarikan ke RS
Kronologi Lengkap Kecelakaan Dua Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto
Kondisi Terkini Korban Dua Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto, 3 Orang Patah Tulang
Minibus Terjun ke Jurang di Mojokerto Angkut Rombongan Takziah, 9 Orang Luka
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Korea “Amazon Bullseye” di Bioskop Mojokerto
Rumah Warga di Mojokerto Kabakaran, Kakek Tewas Terbakar
Kakek Tewas Kebakaran Rumah di Mojokerto Punya Riwayat Sakit
2 Rumah di Mojokerto Rusak Akibat Rumpun Bambu Tumbang