Merawat Kebesaran Majapahit Lewat Wilwatikta Acarita

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Minggu, 17 November 2024 | 22:20 WIB
Pembacaan Kitab Negarakartagama dalam acara Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kota Mojokerto.  (Muhammad Lutfi Hermansyah)
Pembacaan Kitab Negarakartagama dalam acara Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kota Mojokerto. (Muhammad Lutfi Hermansyah)

 

Selepas pembacaan Kitab Negarakertagama, acara dilanjutkan menampilkan tari jaranan. Pertunjukkan tarian ini diiringi musik tradisional seperti gamelan, kendang dan gong.

Pertunjukan tari jaranan dalam acara Wilwatikta Acarita di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kota Mojokerto. (Muhammad Lutfi Hermansyah)

 

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, Endah Budi Heryani mengatakan, acara ini sebagai upaya pelindungan kebudayaan dengan mengangkat tema peradaban dan

kebesaran Kerajaan Wilwatikta atau Majapahit.

 

“Kita ingin membangun dan memperkuat narasi tentang kebesaran Wilwatikta dari berbagai sudut pandang keilmuan, serta memunculkan artikel baru untuk memperkaya narasi kebesaran Wilwatikta,” katanya, Minggu (17/11/2024). 

Baca Juga: Keren, PIM Trowulan-Mojokerto Tak Hanya Simpan Peninggalan Majapahit Saja, Berikut Penjelasannya

Ia berharap, acara dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang peninggalan-peninggal  Kerajaan Majapahit dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

 

“Kita berharap deenga terselenggaranya acara ini dapat melestarikan warisan budaya bangsa khususnya tinggalan Majapahit,” ungkap Endah.

 

Acara malam ini ditutup oleh aksi panggung Niken Salindry dan campur. Kehadiran Niken Salindry membuat masyarakat yang hadir semakin antusias.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X