Kabar Mojokerto - Petugas gabungan mengamankan 22 pengamen jalanan di wilayah Kota Mojokerto. Mereka diamankan karena dinilai meresahkan.
Razia pengamen itu berlansung pada Selasa (17/9/2024) malam di dua titik. Yakni sepanjang jalan kawasan Alun-alun Kota Mojokerto dan Benteng Pancasila.
Petugas gabungan terdiri dari Sat Samampta Polres Mojokerto Kota dan Satpop PP. Sebagian petugas kepolisian mengenakan pakaian preman saat terjun ke lokasi.
Razia ini bermula dari pengaduan masyarakat terkait keberadaan pengamen yang telah meresahkan.
“Banyaknya keluhan dari masyarakat melalui media sosial dengan adanya pengamen. Kadang-kadang mereka mintanya memaksa , itu yang menjadi keluhan dari warga mojokerto yang berada di wilayah hukum kita,” katanya kepada wartawan, Selasa (17/9/2024).
Sebanyak 22 pengamen berhasil diringkus petugas. Satu di antaranya perempuan. Mereka Mayoritas berasal dari Mojokerto.
"20 orang dari Mojokerto, 1 dari Nganjuk dan 1 Surabaya. Usiia pengamen rata-rata 20-25 tahun, yang dari Surabaya itu tua, ibu-ibu juga tua sekitar 50-an," terangnya
Artikel Terkait
Motif Maling Uang Kotak Amal di Mojokerto, Butuh Biaya Hidup Usai Cerai
Maling Burung Berkicau di Mojokerto Bikin Resah Warga, Sasar 4 Rumah
Apes, Motor Kredit Milik Kurir Ekspedisi di Mojokerto Digondol Maling gegara Kuncinya Masih Menempel
Suami Asal Batu Jual Istri untuk Threesome Bertarif Rp 1,5 Juta di Mojokerto Via Facebook
Demi Fantasi Seks Jadi Alasan Suami Asal Batu Jual Istri untuk Threeseome di Mojokerto
Sanksi Disiplin untuk Oknum PNS di Mojokerto yang Digerebek Suami Bugil Bareng PIL Sudah Turun
Cerita Miris Kakek di Mojokerto Korban Gendam, Uang Rp 2 Juta Amblas