Kabar Mojokerto – Miftakhul Farid Hakim (32), pria asal Tambaksari, Surabaya, akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto terkait penculikan dan dugaan pencabulan terhadap anak SD di Mojokerto. Selain itu, Farid juga lakukan perampasan perhiasan korban.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Nova Indra Pratama, mengungkapkan pelaku menyasar anak-anak SD di 5 lokasi berbeda, dengan dua laporan resmi yang tercatat di Kecamatan Mojosari dan Ngoro. Salah satu korban adalah NSP (8), siswi SDN Sawo 2, Kecamatan Ngoro, yang menjadi sasaran pelaku pada 24 Januari 2025.
Baca Juga: Penculik Anak SD di Mojokerto yang Ditangkap Polisi Beraksi 5 TKP
Nova menjelaskan modus operandi Farid yang mendekati korban dengan berpura-pura menanyakan alamat, lalu memboncengnya menggunakan sepeda motor. Setelah membawa korban ke tempat sepi, pelaku merampas perhiasan seperti anting dan kalung, serta melakukan tindak pencabulan dengan ancaman akan memperkosa korban jika menolak.
"Pelaku melakukan penculikan, perampasan, dan pencabulan terhadap korban. Meski ada 5 lokasi kejadian, laporan polisi yang tercatat baru dari dua tempat," ujar Nova saat dikonfirmasi Kabar Mojokerto, Senin, (17/2/2025).
Setelah melancarkan aksinya, Farid kemudian meninggalkan korban begitu saja di lokasi kejadian. NSP ditemukan warga pada pukul 10.00 WIB setelah mendengar teriakan minta tolong, dan kemudian diserahkan kepada pihak Desa Bandarasri.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pada 16 Februari 2025 di Desa Curahmojo, Pungging, Mojokerto. Saat itu, Farid sedang mencari korban baru untuk dijadikan sasaran penculikan.
Baca Juga: Lapas Mojokerto Perketat Pengawasan Barang Bawaan Pengunjung untuk Jaga Keamanan
Penangkapan Farid berlangsung setelah polisi melacak keberadaannya, dan warga yang mengetahui perbuatan pelaku langsung datang ke lokasi dan memberikan hukuman fisik sebelum Farid dibawa ke Polres Mojokerto. Ketika diperiksa, polisi menunjukkan rekaman CCTV yang mengungkapkan aksi penculikan yang dilakukan Farid.
“Pelaku telah kami amankan, dan sekarang sedang kami dalami lebih lanjut untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terlibat,” tambah AKP Nova.
Farid kini ditahan di Polres Mojokerto, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut tindak kejahatan yang dilakukan pelaku. Keberhasilan penangkapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama orang tua yang kini semakin waspada terhadap ancaman penculikan anak.
Baca Juga: Ribut Bendahara Yayasan dengan Guru TK di Mojokerto Soal Uang SPP Berujung ke Meja Hijau
Nova juga mengimbau agar orang tua selalu mengawasi pergerakan anak-anak mereka, terutama saat mereka berangkat atau pulang dari sekolah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Keberhasilan ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami mengingatkan agar orang tua selalu memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk tidak mudah mempercayai orang yang tidak dikenal dan selalu melapor jika merasa ada yang mencurigakan," ujar Nova.
Artikel Terkait
Modus Korupsi Tersangka Kasus Dana Kapitasi 27 Puskesmas Mojokerto Terungkap
Satpam SMPN Kota Mojokerto 2 Kali Lakukan Pencabulan Terhadap Siswi, Pelaku Ditangkap Polisi
Ribut Bendahara Yayasan dengan Guru TK di Mojokerto Soal Uang SPP Berujung ke Meja Hijau
Lapas Mojokerto Perketat Pengawasan Barang Bawaan Pengunjung untuk Jaga Keamanan
Penculik Anak SD di Mojokerto yang Ditangkap Polisi Beraksi 5 TKP